Tampilkan postingan dengan label secarik pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label secarik pikiran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Januari 2012

ingatkah kamu ketika kita menyaksikan Winnie the Pooh di taman kanak-kanak?
kita akan berteriak "yeeeee!" akan kejadian menyenangkan.
kita akan menutup mata berkata "aaah!" ketika melihat yang mengejutkan.
kita akan bernyanyi-nyanyi 
"Winnie the Pooh
Winnie the Pooh
Tubby little cubby all stuffed with fluff
He's Winnie the Pooh
Winnie the Pooh
Willy nilly silly old bear"

aku merasa bahagia menikamti saat-saat ku di depan tv.
tersenyum senang dan lelah oleh keceriaan.
terbayangkah kamu? saat kita berlarian bermain petak umpet?
menutup mata menghitung waktu untuk mengulik
mencari, bersembunyi, dan berlari...
merasakan debaran untuk dicari
tegang karena semangat

tu wa ga pat ma nam ju pan lan luh
tu wa ga pat ma nam ju pan lan luh
tu wa ga pat ma nam ju pan lan luh
tu wa ga pat ma nam ju pan lan luh

pernahkah kau rasakan rindu? ketegangan, keceriaan, dan kebahagiaan itu?
aku rindu mereka
bahkan haus..
aku ingin menikmati tiap tetesnya
tapi rasa itu belum pernah kembali
ku tatap beruang yang sama

hampa...
sepi...
konyol...

ku berlari-lari, ku bersembunyi

bosan...
panas...
lelah...

ku cari mereka, ku cari rasa
ku nanti, tapi tak temu
apakah karena perang menakutiku di belahan lain? 
mungkinkah matahari menakutiku membakar bumi?
bisakah, percayakah kau jika sebab oleh tahun?
boleh aku tak percaya meski benar?

karena tahun berlalu,
dia ambil mereka
beritahu aku bagaimana caranya untuk menyentuh rasa itu
izinkan aku untuk tidak tumbuh dewasa

Senin, 05 Desember 2011

ich denke, dass Liebe...

Only few people believed and experienced Love, 
so I pray 
"please let me be one of them"

Einige Leute erleben Liebe,
einige nicht.
wir können ohne Liebe leben
aber Liebe macht unser Leben Perfect

Selasa, 22 November 2011

pieces of my haert

my heart have been broken thousand time, by different person with a different way.
made me questioning, am I a woman? or at least a human?
cause none of'em treated me as if I have a felling..
I don't just sounded like I'm desperate, but I AM desperate..
all I wanted is to be treated as a Woman,
simple, but complicated to achieve..


except for one,
You

having you in my head is painful,
but forgetting you is an agony,
so i erased your 
name
your smile
your laugh
even your voice

but I kept 
your Words
your Felling
and my Felling

and I let every pieces that still left from my heart

To Love You 



Rabu, 16 Februari 2011

I 'am' thankful

Manusia meninggal dengan berbagai cara. Ketika kita mengingat kematian, berbagai pikiran muncul, mungkin takut, mungkin siap, tetapi mungkin juga kalian akan sama dengan ku, yaitu bersyukur. Bersyukur bahwa kita masih hidup, kita bersyukur kepada Tuhan kita masing-masing. Kita berterimakasih kepada Tuhan telah membolehkan kita hidup. Apapun yang terjadi pada kita diputuskan oleh takdir kita. Salah satu penyebab kematian adalah kecelakaan dan pembunuhan. Maka dari itu selain pada Tuhan, aku berterima kasih pada orang-orang di sekitarku karena tidak mencelakakanku dan tidak membunuhku. Mungkin aneh terdengarnya, tapi bagi kalian yang sering diam untuk merenung pasti memikirkan hal yang sama.

Sekarang umurku 18 tahun, aku berhasil hidup selama 18 tahun. Ini adalah berkah yang luar biasa bagiku, berbagai pengalaman aku alami dalam jangka waktu tersebut. Jika kita sudah mati tentunya kita tak akan mengalami apa yang namanya kebahagiaan, kesedihan, kemarahan, kesepian, rasa makanan, rasa cinta, rasa dingin dan semua hal lain yang terjadi pada kita. Jadi aku amat bersyukur dan berterimakasih aku masih hidup untuk dapat merasakannya.

Ketika kita mendengar berita di TV mengenai kematian rasanya menyedihkan ya, dari masalah penyakit karena suatu makanan yang tidak terduga, kecelakaan mobil karena orang yang mabuk, atau pembunuhan karena hal sepele seperti hutang, pacar, atau bahkan pembunuhan anak karena seorang ibu/ayah/wali lelah menjaga anaknya.

Aku bersyukur tidak ada orang yang melakukan hal tersebut padaku sampai detik ini.


 Aku berterimakasih kepada pengemudi jalan yang mengawasi jalan dengan baik ketika menyetir,
aku berterimakasih kepada temanku yang tidak membunuhku karena aku menghilangkan boneka kesayangannya.
Dan aku berterimakasih kepada keluargaku terutama ibuku.

ucapan terimakasih yang sedikit terdengar aneh, namun memang itulah yang aku rasakan.
Aku berterimakasih pada semua yang tidak memberikanku makanan kadarluarsa.
Aku pernah bilang hal seperti ini kepada salah seorang temanku, dan menurrutnya dia sudah merasa cukup baik menjaga dirinya sendiri, sehingga ia bisa seperti sekarang. Secara logika memang hal yang dikatakannya memang betul, dan apa yang aku tulis berikutnya tak ada maksud untuk menggoyahkan pendiriannya. Kalimatnya itu hanya menyadarkan aku bahwa dia berhasil hidup dengan baik, berhasil terbangun untuk menjaga dirinya sendiri. Tapi bagaimana kah dirinya ketika dia belum dapat menjaga dirinya sendiri? Sadarkah dirinya mencapai umur 10 tahun sebenarnya adalah sebuah keajaiban, bahkan ketika ia mencapai umur 5 tahun! Karena kita ini adalah mahluk tak berdaya.

Kalian pasti pernah mendengar sebuah berita seorang bayi 18 bulan atau 8 bulan(berita yang ada berbeda-beda) meminum air aki hingga akhirnya kondisinya kritis, sebenarnya kita tak bisa menyalahkan sang keluarga secara frontal, tapi kita tak bisa menyatakan kalau sang keluarga tidak memiliki kesalahan dalam menjaga bayi tersebut. Saya tidak bermaksud untuk memberikan kritik kepada sang keluarga tersebut, karena itu bukanlah menjadi urusan saya terlebih ketika kita tidak tahu kejadiannya secara persis. Tapi bagiku, itu membuatku amat bersyukur ibuku bisa menjagaku dengan baik, sedikit saja kesalahan ibuku, kelengahannya sedikitpun bisa terjadi padaku hingga aku meninggal, bisa saja aku terlepas berlarian atau merangkak di stasiun mendekati rel kereta sehingga aku meninggal. Mungkin terdengar berlebihan! Tapi itu pernah terjadi , dan itu mungkin terjadi kepadaku! Kepada kita! tapi orang tua ku tidak membiarkan itu terjadi padaku. Dan aku berterimakasih kepada mereka. Di Amerika sudah disadari adanya gangguan jiwa yang disebut dengan
baby blue (jika aku tidak salah ketik), adalah suatu keadaan dimana sang ibu merasakan stress yang amat kuat ketika mengasuh bayinya yang baru lahir, sehingga dapat mendiamkan bayinya menangis berhari-hari, atau  bahkan di Negara kita hingga sampai hati membunuh bayinya sendiri. Aku berterimakasih kepada keluargaku untuk tidak melakukan itu.

Mungkin sebagian dari kalian yang membaca ini tidak memiliki kesempatan merasakan hal yang sama sepertiku. Mungkin kalian mengalami kecelakaan, atau orangtua kalian pernah lengah menjaga kalian, tapi setidaknya kalian masih bisa membaca tulisanku! Bagiku itu membuat kalian memiliki kewajiban untuk memiliki setitik kecil rasa terimakasih pada orang-orang sekitar kalian dan rasa sayang kepada orang-orang terdekat kalian. Rasanya ini alasan yang cukup untuk berusaha tidak membenci teman, kerabat dan keluarga kalian.

Kebahagiaan yang kumiliki tak lepas dari kehadiran mereka.



Mungkin kamu pernah terlintas dengan pikiran yang sama dengan ku, tapi ada baiknya jangan kau biarkan ide itu pergi melewatimu, simpanlah dia bersamamu.

Jumat, 11 Februari 2011

Terang Gelap

Jujur aja, aku bukan tipe orang yang hobi bikin notes . Tapi belakangan ini aku sedang sering 'terjatuh', dan terus mutar otak tentang masalah sendiri. 

Padahal kan tiap orang pasti punya masalah. Tiap orang pasti pernah tersesat di labirin masing-masing.. 
Kita engggak mungkin berharap ada seseorang yang datang nolong gitu aja, karena itu sama saja kita narik orang itu ke labirin kita dan terjebak di sana.
Sebagai orang lain pun kita enggak bisa narik orang keluar dari labirin tersebut tanpa dia yang mencari pintu sendiri ..
lebih baik kita cari pintu untuk kita sendiri .

Karena Ada terang, pasti ada gelap .
Enggak ada gelap apa yg mau diterangin ?
Kalo di dunia ini cuman ada terang, kita enggak akan tau apa itu gelap dan enggak akan pernah sadar untuk bersyukur adanya terang..
Kalau seluruh dunia itu gelap, kita pun enggak akan pernah terpikirkan yg namanya terang .

begitu juga dengan hidup kita .
Ada senang, pasti ada susah .
Kalau engggak merana, ampe kapan pun kita gak akan tau kita pernah ngerasain bahagia..
Kalau dunia itu susah terus, kita juga gak akan berharap-harap ingin senang .

Jatuh sebentar gpp.
Jatuh dan nangis sekeras-kerasnya pun gpp.
Karena berjalan tanpa jatuh, kita akan berhenti berjalan dan nekad berlari tanpa menikmati perjalanan masing-masing..
ada baiknya kita semua berdiri dari jatuh, bersihkan diri dan bersyukur ama semua yg ada . Termasuk ttg 'gelap' hidup kita..

Rey terus akan mengulang..
Setelah makan pahit, permen akan terasa lebih manis..
X)



I wanna keep searching, I wanna keep falIing, I wanna keep crying, because I wanna keep walking..





Mungkin selama ini kalian pernah terlintas dengan pikiran yang sama dengan ku, tapi ada baiknya kalian jangan biarkan ide itu pergi melewatimu, simpanlah dia bersamamu.